SEMANGAT KEBANGSAAN CARNAVAL BUDAYA DI DESA MUMBULSARI SEMARAK HUT RI KE-81

Redaksi

 


Nusantara News Jember – Semangat kebangsaan dan keberagaman berpadu hangat di sepanjang jalan Desa Mumbulsari, Kabupaten Jember. Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, pemerintah desa setempat merayakan momen bersejarah ini dengan menggelar pesta rakyat berupa Karnaval Budaya bernuansa kebhinekaan.


Mengusung tema besar "Toleransi Budaya", pawai ini tak sekadar menjadi panggung hiburan visual, melainkan wadah pemersatu masyarakat. Ribuan warga dari berbagai elemen tampil anggun dalam balutan busana adat dari Sabang sampai Merauke, tarian tradisional, hingga seni kreasi lokal yang sarat makna sejarah.

Kepala Desa Mumbulsari, Ali Sabri, menyampaikan bahwa esensi utama dari perhelatan ini adalah merawat kerukunan hidup bermasyarakat. Menurutnya, keberagaman suku, norma, dan budaya yang ada di tengah warga bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama.


"Kegiatan karnaval budaya ini kami gelar untuk menjunjung tinggi rasa toleransi dan rasa kebersamaan. Harapan kita bersama, semangat ini mampu menciptakan kedamaian, rasa aman, serta kenyamanan bagi seluruh warga Mumbulsari dan masyarakat di sekitarnya," ujar Ali Sabri saat ditemui di sela-sela acara.


Selain mempererat tali silaturahmi, karnaval budaya ini dirancang sebagai agenda tahunan yang membawa dampak cukup besar bagi warga masyarakat setempat dan sekitarnya.


 Pemberdayaan UMKM Lokal: Ribuan penonton yang memadati rute karnaval menjadi momentum emas bagi para pedagang kecil dan pelaku UMKM Desa Mumbulsari untuk meningkatkan pendapatan mereka.

 Pendidikan Karakter Generasi Muda: Menjadi sarana edukasi secara langsung agar generasi penerus dapat menumbuhkembangkan rasa nasionalisme, menghargai perbedaan, dan menanamkan rasa cinta damai terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Antusiasme warga Mumbulsari dalam menyambut gelaran ini sangat luar biasa. Kreativitas tanpa batas terpancar dari beragam kontingen yang mempersiapkan kostum dan pertunjukan mereka secara swadaya sejak jauh hari.


Menutup keterangannya, Ali Sabri menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan serta partisipasi aktif seluruh warga yang telah mensukseskan acara ini. Ia berharap kemeriahan serupa—bahkan dengan konsep yang lebih megah dan bermakna—dapat terus berlanjut pada perayaan peringatan kemerdekaan di tahun-tahun mendatang. 

(Sam)