Diduga jadi Tukang bek up tambak bermasalah H.DLL disorat LSM Paskal

Redaksi

 


Nusantara News Probolinggo - Nama H Dulah nampaknya menjadi momok bagi sejumlah pengusaha tambak disejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, sejumlah pengusaha kerap menjadi korban intervensi dan aksi premanisme yang dilakukan olehnya. 


"Kami terpaksa menggunakan jasa pengamanan dari dia, karena kalau tidak kegiatan budidaya udang yang kami lakukan akan diganggu oleh Haji D dan anak buahnya," kata salah seorang pengusaha tambak yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (22/12/2025). 


Menurutnya, ancaman dan gangguan yang dilakukan oleh sosok Haji D sangat berdampak pada hasil kegiatan budidaya udang yang dilakukan. Dugaan ancaman seperti pencurian hingga meracun tambak budidaya membuat sejumlah pengusaha terpaksa menggunakan jasa Haji D dalam pengamanan usahanya. 


"Dari pada kami merugi, ya terpaksa kita rangkul dia," keluhanya.


Sementara itu, Sulaiman Ketua Paskal Probolinggo Raya menilai aksi premanisme yang dilakukan oleh sosok Haji D sangat keterlaluan. Serta sangat menggangu keberlangsungan usaha budidaya udang di Desa Karanggeger hingga Kecamatan Paiton. 


"Benar, selama ini kami juga mendapat keluhan dari sejumlah pengusaha atas aksi premanisme yang diduga dilakukan oleh sosok Haji D dan komplotannya. Mereka sebetulnya sangat terganggu dan terpaksa menggunakan dia karena takut usahanya merugi," Ujarnya 


Lebih jauh, Sulaiman berharap pemerintah daerah dan aparat kepolisian tidak tinggal diam. Ia menegaskan, praktik seperti ini jika dibiarkan akan menjadi racun bagi investasi dan merusak kepercayaan pelaku usaha di Kabupaten Probolinggo. Sulaiman juga menyampaikan harapan besar agar Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polda Jawa Timur, segera memproses apa yang telah dilaporkan oleh LSM Paskal, demi memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi para pengusaha.


“Kalau bisa segera diusut dan ditindak. Ini sudah sangat meresahkan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” pungkasnya.


Sementara itu hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Haji D yang disebut-sebut menjadi momok di kalangan pengusaha tambak Probolinggo.

Bersambung...

(SF**)