PAPDESI Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Desa Tiris dan Desa Andung Biru

Redaksi

 


Nusantara News Probolinggo — Rasa kemanusiaan kembali mengetuk pintu nurani. Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Probolinggo (PAPDESI) turun langsung ke lapangan, berbagi kepedulian kepada warga terdampak bencana di Kecamatan Tiris, tepatnya di Desa Tiris dan Desa Andung Biru, Selasa (23/12/2025).


Di tengah sisa-sisa banjir yang masih menyisakan lumpur dan cerita pilu, bantuan itu datang seperti jeda napas panjang. Sebanyak 60 paket sembako disalurkan kepada warga terdampak. Rinciannya, 26 paket diperuntukkan bagi warga Desa Andung Biru, sementara 34 paket lainnya diserahkan kepada warga Desa Tiris.

Bawon, salah satu anggota PAPDESI Kabupaten Probolinggo, menyampaikan bahwa bantuan tersebut murni berasal dari donasi para kepala desa yang tergabung dalam paguyuban. Tidak ada embel-embel lain, hanya niat tulus dan gotong royong yang dirajut bersama.


“Setiap paket berisi 10 kilogram beras merek Tinta, satu kardus mie instan Sarimi dan dua liter minyak goreng. Ini bentuk kepedulian kami untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” Ujarnya.


Penyaluran bantuan dilakukan di dua lokasi berbeda. Untuk warga Desa Tiris, bantuan diserahkan di Kantor Kecamatan Tiris. Sementara warga Desa Andung Biru menerima bantuan langsung di Balai Desa setempat. Suasana penyerahan berlangsung sederhana, namun sarat makna. Wajah-wajah lelah warga perlahan mencair, digantikan senyum tipis penuh harap.


Menurut Bawon, aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Lebih dari itu, PAPDESI ingin memastikan bahwa para korban bencana tidak merasa sendirian menghadapi musibah. Ada tangan-tangan yang terulur, ada bahu yang siap menopang.


“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan harian warga. Musibah memang datang tanpa aba-aba, tapi kepedulian harus selalu hadir tanpa diminta,” tambahnya.


Kegiatan bakti sosial ini menjadi cermin kuatnya solidaritas antar kepala desa di Kabupaten Probolinggo. Di saat alam menunjukkan sisi kerasnya, manusia justru diuji untuk saling menguatkan. PAPDESI pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat duka mengetuk pintu kehidupan warga.

(SF**)