Nusantara News Probolinggo – Longsor yang memutus akses jalan penghubung desa sekaligus jalur menuju objek wisata Air Terjun Madakaripura di Dusun Genteng, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, mendorong respons cepat dari berbagai pihak. Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan, Sabtu (28/3).
Kunjungan tersebut tidak sekadar peninjauan, tetapi menjadi langkah awal untuk memetakan dampak kerusakan sekaligus mempercepat koordinasi penanganan di wilayah terdampak.
Di lokasi, Dandim menegaskan bahwa akses jalan yang terdampak longsor hingga kini masih belum dapat dilalui secara normal. Padahal, jalur tersebut memiliki fungsi ganda—sebagai penghubung antarwilayah sekaligus akses utama menuju salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Probolinggo.
“Gangguan pada akses ini tidak hanya berdampak pada mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menekan aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata jika tidak segera ditangani,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penanganan yang cepat dan terkoordinasi untuk mencegah dampak yang lebih luas. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam situasi seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat.
“Kehadiran kami adalah bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus memastikan langkah penanganan berjalan efektif,” kata Ribut Yodo Apriantono.
Lebih jauh, ia menilai bahwa akses jalan yang terdampak longsor memiliki peran vital, sehingga percepatan perbaikan menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa intervensi cepat, dampak yang ditimbulkan bisa meluas, terutama bagi warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Selain fokus pada penanganan pascalongsor, Dandim juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia menilai kondisi cuaca yang masih tidak menentu berpotensi memicu bencana serupa, seperti banjir maupun longsor susulan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap siaga, karena kondisi cuaca ke depan sulit diprediksi,” ujarnya.
Pihaknya berharap, melalui kerja sama lintas instansi yang telah dilakukan, proses pemulihan dapat segera berjalan sehingga akses yang terputus bisa kembali difungsikan dan aktivitas masyarakat kembali normal.
(BR**)

