Cekcok Soal Pengambilan Batu, Mantan Polisi dan Warga Terlibat Keributan di Sepuh Gembol Probolinggo

Redaksi

 


Nusantara News Probolinggo - Keributan antara seorang mantan anggota polisi berinisial SDK dengan sejumlah warga terjadi di Desa Sepuh Gembol pada Jum'at (6/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, sesaat setelah salat Jumat. Insiden ini dipicu persoalan pengambilan batu di sungai dekat jembatan setempat.


Menurut keterangan warga yang dihimpun di lokasi, saat itu masyarakat sedang mengambil batu dari sungai untuk kebutuhan gotong royong pembangunan. Proses pengambilan batu hampir selesai dan hanya membutuhkan sedikit tambahan material.


Namun, SDK yang rumahnya berada di atas jembatan lokasi pengambilan batu disebut tiba-tiba datang dan memarahi warga sambil membawa pentungan dan Clurit.Teguran tersebut kemudian memicu cekcok antara kedua pihak.


Seorang warga menyebut sikap SDK selama ini sering menimbulkan ketegangan karena dinilai tidak pernah terlibat dalam kegiatan gotong royong di lingkungan tersebut.


“Selama ini dia tidak pernah ikut membantu gotong royong. Kerjaannya cuma marah-marah saja ketika warga sedang bekerja,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Cekcok tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Seorang warga dilaporkan sempat dipukul dengan sebuah Bolok, dalam peristiwa itu. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek setempat dengan nomer LP/B/02/33/2026/SPKT/Polsek Wonomerto/Polres kota Probolinggo/Polda Jawa Timur.


Tak lama setelah laporan dibuat, sejumlah warga mendatangi rumah SDK untuk melakukan klarifikasi atas kejadian tersebut. Situasi yang awalnya dimaksudkan untuk konfirmasi justru kembali memanas.


Menurut keterangan warga, SDK sempat keluar rumah sambil membawa celurit di hadapan banyak orang. Senjata tajam tersebut kemudian berhasil direbut oleh warga.


Dalam situasi yang semakin ricuh, orang yang membawa celurit tersebut justru dilaporkan mengalami luka bacok dalam keributan yang terjadi di tengah massa warga.


Sementara itu, Sekretaris Desa Sepuh Gembol saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut


 “Saya belum mengetahui detail kejadian itu karena saat peristiwa berlangsung saya baru bangun tidur,” ujarnya singkat.


Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Situasi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif setelah keributan mereda.

(SF**)