Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Bagi PKBM dan Tutor Mengingat Angka ATS masih Tinggi

Redaksi


Nusantara News Jember — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) khusus bagi pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan para tutor se-Kabupaten Jember di laksanakan Selasa 22/9/2026.


 Langkah strategis ini dilaksanakan guna meningkatkan kompetensi tutorial serta memperkuat tata kelola lembaga nonformal dalam mendukung pemerataan akses pendidikan di daerah kabupaten Jember PLT. Kepala Dinas Pendidikan Nurul Hafid Yasin S.S.Tp menyaikan.


Bahwa Upaya peningkatan kualitas SDM pengajar di PKBM ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Jember masih relatif tinggi. Saat ini, Kabupaten Jember bahkan mencatatkan angka ATS yang cukup memprihatinkan dan masuk dalam jajaran tiga besar tertinggi di Provinsi Jawa Timur.   

Melalui kegiatan Bimtek yang diselenggarakan selama dua hari tersebut Selasa dan rabo 22-23/9/2026, para peserta—yang terdiri dari kepala PKBM serta para tutor—mendapatkan pembekalan materi intensif. 


Materi difokuskan pada penguatan strategi pembelajaran, manajemen pengelolaan PKBM, hingga teknik sinergi bersama Dinas Pendidikan untuk penanganan dan pengurangan angka ATS (Anak Putus Sekolah) secara terstruktur.   


Untuk memastikan materi yang disampaikan berkualitas, Bimtek ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan akademisi kompeten. 


Di antaranya hadir bapak Harlis Yunizal dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur serta Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jember.   


Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, Dinas Pendidikan berharap PKBM di Kabupaten Jember tidak hanya semakin optimal dalam menjaring dan meningkatkan daya tampung bagi anak-anak yang putus sekolah.


 Lebih dari itu, PKBM diharapkan mampu mencetak para lulusan program kesetaraan yang memiliki kompetensi utuh, seimbang antara pengetahuan akademik dan keterampilan praktis yang siap pakai di masyarakat,imbuhnya.

( Sam)