Nusantara News Jember - Dinas Pendidikan Kabupaten Jember terus berupaya menuntaskan permasalahan Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi para tutor Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) pada hari Selasa 22/9/2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan implementasi keterampilan vokasi yang dapat diterapkan langsung kepada para peserta didik.
Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Oki Anis Safiati,SPD.M.pd. menjelaskan bahwa bimtek ini dirancang untuk memberikan pembekalan agar PKBM tidak hanya menyajikan pembelajaran formal/kesetaraan, tetapi juga memberikan keterampilan kemandirian. Melalui program vokasi ini, anak-anak yang sempat putus sekolah diharapkan memiliki motivasi dan keahlian untuk meraih kembali cita-cita mereka.
Berdasarkan data awal, jumlah ATS di Kabupaten Jember mencatat angka sekitar 36.289 anak. Namun, setelah dilakukan pemadatan data bersama Dispendukcapil, jumlah tersebut mengalami penurunan menjadi 33.220 anak.
Saat ini, pihak Dinas Pendidikan sedang gencar melakukan proses verifikasi dan validasi (verval) di 31 kecamatan guna menjangkau kembali anak-anak tersebut agar dapat bersekolah.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Jember menjalin sinergi lintas sektor, melibatkan sekolah jenjang SD dan SMP, serta berkordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag), Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin), serta bekerja sama yg dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) maupun Balai Latihan Kerja (BLK). Melalui pendekatan ini.
Para ATS diberikan kebebasan untuk memilih bidang keterampilan sesuai peminatan mereka, seperti teknik, tata boga, menjahit, hingga tata rias. Proses verval dan evaluasi tahap berikutnya masih terus berjalan untuk memastikan seluruh anak terfasilitasi dengan baik.pungkasnya
(Sam)

