Tekan Angka ATS , Hj.Hermin S.Pd.I., M.Pd, selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Kolaborasi Dengan Program Bupati Jember Bidang Pendidikan

Redaksi

 


Nusantara News Jember — Pemerintah daerah Kabupaten jember terus mematangkan langkah strategis untuk menekan angka anak putus sekolah di wilayah Jember. 


Upaya ini dilakukan guna melahirkan generasi muda unggulan di masa depan melalui peningkatan kualitas pendidikan yang merata.

Dalam agenda kegiatan yang berlangsung hari ini Minggu 13/9/2026 di sampaikan oleh Hj. Hermin S.Pd.I., M.Pd, selaku anggota DPRD Provinsi Jawa timur dalam penanganan masalah pendidikan menjadi salah satu yang fokus utama  untuk anak anak jember.


 Fenomena anak putus sekolah dinilai masih marak terjadi, khususnya pada usia jenjang SLTP, di mana rata-rata anak hanya mampu menyelesaikan pendidikan hingga tingkat dasar (SD) Kondisi ini berdampak pada penurunan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut.


Untuk mengatasi permasalahan mendasar ini, pihak terkait merancang program penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) secara intensif:

* Pengarahan ke Sekolah Rakyat: Anak-anak usia sekolah yang rentan atau telah putus sekolah akan diupayakan untuk diarahkan kembali ke jenjang formal melalui Sekolah Rakyat.

* Program Kejar Paket,Bagi masyarakat berusia di bawah 25 tahun yang sudah tidak berada di usia sekolah formal, pemerintah menyediakan fasilitas program kejar paket.


Melalui penyelarasan antara program kesehatan, kesejahteraan masyarakat, dan penguatan akses pendidikan ini, diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Jember yang kehilangan hak belajar mereka, imbuhnya

( Sam)