Nusantara News Jember - Dalam upaya menjaring dan mengembangkan potensi serta bakat seni suara di kalangan pelajar tingkat SLTP/Mts,, SMA Pancasila Ambulu menggelar kompetisi tarik suara antar-pelajar.
Ajang ini menjadi wadah pembinaan sejak dini agar para siswa dapat menyalurkan minat dan bakat mereka secara optimal hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,pagelaran ini di hadiri para undangan Muspika Detpat kecamatan Ambulu yg berlangsung pada hari jumaat 23/10/2026.
Kepala Sekolah SMA Pancasila Ambulu, Drs. Muhammad Thoriq Fahrudianto, S., menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas untuk memberikan perhatian khusus pada talenta menyanyi para siswa SLTP yang selama ini dinilai belum tersalurkan secara maksimal.
"Kami di tingkat SLTA, khususnya SMA Pancasila, ingin mengembangkan bakat dan talenta suara anak-anak tingkat SLTP agar kelak mereka betul-betul bisa berkembang di bidang tarik suara. Apabila mereka melanjutkan ke jenjang selanjutnya, dapat terus kami bina dan arahkan demi meraih cita-cita yang diimpikan," ujar Drs. Muhammad Thoriq Fahrudianto, S.
Ia juga menjelaskan bahwa di bawah naungan Yayasan Pendidikan Panca Prasetya terdapat lima lembaga tingkat SLTA. Di antaranya SMK 1 yang telah berkiprah hingga tingkat nasional dan kerap tampil di stasiun televisi nasional, SMK 3 di Karanganyar, SMK 2 Pancasila di Kaliwates, SMK 4 yang berfokus pada bidang keperawatan dan kesehatan di dekat Kapolsek Ambulu, serta SMA Pancasila Ambulu sendiri.
Selain sebagai ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar-pelajar dan antar-lembaga sekolah di wilayah Besuki dan sekitarnya, meliputi Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo, hingga kawasan Jember dan Ambulu.
Antusiasme peserta dalam ajang ini terbilang sangat tinggi. Panitia mencatat sebanyak 86 peserta terdaftar. Mengingat keterbatasan waktu penyelenggaraan yang berlangsung selama dua hari (Jumat dan Sabtu) serta menjelang pelaksanaan ujian klasikal pada hari Senin, pihak panitia terpaksa membatasi jumlah pendaftar.
"Sebenarnya masih banyak yang ingin mendaftar, bahkan hari ini ada sekitar 20 calon peserta yang ingin ikut. Namun karena keterbatasan waktu dua hari ini, terpaksa kami stop. Menariknya, antusiasme terbanyak justru datang dari luar daerah seperti Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jatiroto, Lumajang, hingga Probolinggo," jelasnya.
Para pemenang dalam ajang ini diperebutkan untuk kategori Juara 1, 2, dan 3, Juara Harapan, serta Juara Polling berdasarkan dukungan suara terbanyak dari para peserta. Selain mendapatkan piala, uang pembinaan, dan penghargaan dukungan dari berbagai sponsor, pihak sekolah di bawah Yayasan Pendidikan Panca Prasetya juga menyiapkan bonus khusus bagi para juara.
Melihat suksesnya penyelenggaraan perdana ini, pihak sekolah berkomitmen untuk menggelar acara serupa dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Langkah ini diharapkan dapat terus menghidupkan ekosistem seni dan melahirkan bibit-bibit berbakat dari wilayah Jember Selatan.
(Sam)


