Nusantara News Jember — Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jember mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk pro aktif membangun komunikasi dan sinergi lintas sektor guna memajukan potensi pariwisata daerah.
"Ketua PHRI Kabupaten Jember hari kamis 15/10/2026, Teguh Suprayitno, mengungkapkan bahwa posisi geografis Jember sangat strategis sebagai jalur perlintasan wisatawan antara Lumajang dan Banyuwangi,serta Bondowoso, maupun kawasan wisata Kawa Ijen. Namun, potensi besar sebagai sentral wilayah Tapal Kuda ini dinilai belum terserap secara optimal akibat kurangnya koordinasi dan komunikasi antara Dinas dan pelaku usaha perhotelan.
"Harapan kami dari PHRI adalah adanya kesinambungan dan komunikasi yang terjalin dengan baik. Saat ini komunikasi antara organisasi seperti PHRI dengan Dinas terkait yang membidangi pariwisata belum berjalan secara maksimal," ujar Teguh.
Teguh menduga hal ini terjadi karena adanya perubahan struktur Dinas atau pejabat baru yang masih tahap penyesuaian".
Meski demikian, pihak PHRI menyatakan siap untuk duduk bersama dan memenuhi undangan Dinas terkait demi merumuskan format kolaborasi yang tepat.
Menjelang akhir tahun yang biasanya menjadi momen puncak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PHRI Jember menekankan pentingnya strategi promosi bersama. Destinasi unggulan seperti Pantai Papuma, Puslit, hingga Cerutu seharusnya bisa dikemas secara terpadu melalui kerja sama dengan agen perjalanan (travel agent).
Saat ini, PHRI Jember menaungi sekitar 60 anggota yang terdiri dari hotel, rumah makan, dan restoran. Teguh membeberkan bahwa tingkat hunian (okupansi) hotel rata-rata harian masih berada di angka 30 hingga 40 persen. Lonjakan okupansi memang terjadi saat ada ajang atau event besar, namun sifatnya hanya sesaat dan belum berkesinambungan.
"Kalau pariwisata ramai, okupansi hotel meningkat, rumah makan ramai, dan pelaku UMKM oleh-oleh juga ikut merasakan dampaknya. Kuncinya ada pada komunikasi dan duduk bersama agar kita tidak berjalan sendiri-sendiri," pungkas Teguh.
( Sam)

