Menumbuhkan Semangat Taqwa di Kalangan Siswi SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo

Redaksi


Suasana Kajian Keputrian di Aula Keputrian SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo

Nusantara News Probolinggo - Setiap hari Jumat, SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo rutin melaksanakan kegiatan kajian keputrian yang dikhususkan bagi para siswi. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan spiritual sekaligus sarana memperdalam nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah. Pada Jumat, 31 Oktober 2025, kajian diisi oleh perwakilan dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Probolinggo, dengan dihadiri oleh seluruh siswi SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo serta empat mahasiswa Institut Ahmad Dahlan yang sedang melaksanakan program PPL.

Pemateri dari PDA Kota Probolinggo menyampaikan materi

Pada hari tersebut, kegiatan diawali dengan persiapan menjelang waktu Dzuhur. Para siswi meninggalkan kelas lebih awal untuk berwudhu dan menuju aula keputrian yang terletak di sebelah ruang guru. Sementara itu, para siswa bersiap melaksanakan sholat Jumat di masjid, yang juga digunakan bersama oleh SMP Muhammadiyah 1 Probolinggo.


Tema kajian kali ini adalah “Pentingnya Hijab bagi Muslimah.” Ibu Umi, selaku pemateri, memberikan penjelasan mendalam tentang kewajiban berhijab bagi muslimah disertai dalil Al-Qur’an dan Hadis. Dalam pemaparannya, Ibu Umi menyampaikan “Bahwa hijab bukan hanya soal pakaian, tetapi juga bentuk ketaatan dan identitas seorang muslimah. Ketika seorang muslimah berhijab dengan niat karena Allah, hal itu menjadi cerminan keimanan dan kehormatan diri”. Kegiatan ini turut didampingi oleh dua guru Al-Islam, yaitu Ibu Zumrotin, S.Ag dan Ibu Khoirul Bariyyah H., S.Pd.I., M.Psi. Suasana kajian berlangsung interaktif dan penuh semangat; para siswi terlihat antusias, menyimak dengan saksama, dan sesekali menanggapi materi yang disampaikan.

Suasana tanya jawab dan pemberian hadiah

Usai pemaparan materi, Ibu Umi memberikan tiga pertanyaan untuk menguji pemahaman para siswi. Beberapa siswi yang mampu menjawab dengan benar mendapatkan hadiah menarik dari pemateri. Momen ini menambah semarak suasana dan semakin membangkitkan semangat belajar agama di kalangan siswi.


Kajian keputrian ditutup pada pukul 12.00 WIB, dilanjutkan dengan sholat Dzuhur berjamaah yang diimami oleh Ibu Zumrotin, S.Ag. Setelahnya, seluruh siswi melakukan dzikir dan doa bersama. Sekitar pukul 12.30 WIB, kegiatan selesai dan para siswi kembali ke kelas masing-masing dengan suasana hati yang tenang dan penuh semangat taqwa.


Melalui kegiatan rutin ini, SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo berharap dapat terus menumbuhkan semangat keislaman, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab spiritual di kalangan siswi. Kajian keputrian bukan hanya menjadi agenda mingguan, tetapi juga wadah pembinaan karakter muslimah yang berakhlak mulia dan berjiwa tangguh.

(SF**)