Sambut Ramadan 1447 H, Rutan Kraksaan Gelar Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Redaksi

 


Nusantara News Probolinggo - Rutan Kelas IIB Kraksaan di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar kegiatan pembinaan keagamaan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar pada Selasa (10/02/2026) dan diikuti warga binaan dengan penuh antusiasme.


Kegiatan pembinaan tersebut mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Komisi XIII DPR RI sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan spiritual di lingkungan pemasyarakatan. Kehadiran wakil rakyat ini sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan dan pemulihan, bukan semata-mata pemidanaan.


Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum refleksi diri bagi seluruh warga binaan. Menurutnya, rumah tahanan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, mental, dan spiritual.


Galih menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan bermakna. Ia berharap Ramadan dapat menjadi titik balik bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan, melakukan introspeksi, serta menumbuhkan semangat perubahan sebelum kembali ke tengah masyarakat.


“Ramadan adalah momentum bagi warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki diri. Kami ingin mereka keluar dari sini dengan pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi positif di masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, dalam tausiyah yang disampaikan Dra. Ny. Hj. Anisah Syakur, M.Ag., ditekankan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh ampunan dan rahmat. Ia mengajak warga binaan memanfaatkan momen ini untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik.


“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati dan memperbaiki diri. Jangan pernah merasa terlambat untuk berubah, karena pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja,” tuturnya.


Melalui kegiatan ini, Rutan Kraksaan berharap pembinaan keagamaan dapat semakin memperkuat sinergi antar pihak dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berkeadilan, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum menebar kebaikan, mempererat kebersamaan, dan membangun harapan baru bagi warga binaan.

(SF**)