Nusantara News Bandar Lampung---Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) jenis arak Bali ilegal di Pelabuhan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan. Ribuan botol miras tersebut rencananya akan dikirim menuju Kabupaten Tulang Bawang. Pengungkapan bermula dari informasi intelijen pada Sabtu malam (7/2/2026) terkait truk Colt Diesel bernomor polisi DK 8513 HF yang membawa miras tanpa pita cukai dari Bali.
Tim Satgas Pam Obvit ASDP Bakauheni kemudian melakukan penyekatan di Dermaga Eksekutif saat kendaraan keluar dari KM Jatra III. Untuk mengelabui petugas, pelaku menggunakan modus yang tidak biasa. Hasil pemeriksaan menemukan muatan arak Bali yang disamarkan dengan peralatan ibadah agama Hindu," ungkap Komandan Lanal Lampung, Kolonel Laut (P) Krido Satriyo U, Senin (9/2/2026). Dari hasil penggeledahan, petugas menyita ribuan liter miras ilegal tanpa dokumen resmi 1.748 botol arak Bali, 6 jerigen (kapasitas ±35 liter per jerigen), 1 unit truk pengangkut.
Berdasarkan keterangan pengemudi, barang haram tersebut dikirim dari Denpasar dengan tujuan akhir distribusi di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Seluruh barang bukti beserta pengemudi kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Lanal Lampung selanjutnya menyerahkan perkara ini kepada pihak Bea Cukai Bandar Lampung. Sementara itu, perwakilan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP B Bandar Lampung, Danang, menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut merupakan wujud nyata sinergi aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dan penerimaan negara.
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran aparat keamanan dan pemerintah dalam mengamankan peredaran barang kena cukai ilegal", Ujarnya
Kami juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan indikasi peredaran miras tanpa pita cukai," kata Danang.Yulianto, Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. "Atas nama KPPBC TMP B Bandar Lampung, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam penegakan hukum dan pengamanan peredaran barang kena cukai ilegal. Semoga sinergi dan kolaborasi lintas instansi ini terus terjaga dan semakin kuat ke depannya," ujar Danang Yulianto (Suherman)

