Cetak Generasi Emas 2045, Yayasan Panca Prasetya dan Lembaga Pendidikan Pancasila di Ambulu Gelar Aksi Sosial & Wadah Bakat Anak Dini

Redaksi

 


Nusantara News Jember - Yayasan Pendidikan Panca Prasetya menaungi sejumlah lembaga pendidikan Pancasila di wilayah Ambulu menggelar kegiatan sosial dan panggung apresiasi seni budaya di Dusun Jatirejo desa Sabrang pada hari Minggu 20/9/2026. Acara ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk mengevaluasi kinerja pendidik sekaligus wadah penyaluran bakat dan minat anak sejak usia dini.   


Ketua Yayasan Pendidikan Panca Prasetya, Mahbub Junaidi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Sdr. Sahril dan difasilitasi di lingkungan tempat tinggalnya. Menurutnya, pengembangan bakat anak yang dimulai dari tingkat padukuhan atau desa sangat krusial dalam membentuk karakter dan keterampilan generasi muda.   


"Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk partisipasi nyata dan motivasi bagi seluruh anak bangsa agar dapat mengembangkan bakat dan minatnya sejak dini. Tanpa mempersiapkan generasi yang siap pakai dan berilmu, sulit bagi kita untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Di samping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kelestarian seni dan budaya kita," ujar Mahbub Junaidi.   

Tidak hanya berfokus pada panggung pementasan seni budaya dan lomba seni tari bagi anak-anak, acara ini juga dirangkaikan dengan aksi bakti sosial yang melibatkan berbagai sekolah di antaranya:

-Servis Motor Gratis: Disediakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.   

-Potong Rambut Gratis: Dilayani oleh jurusan TKKR (Tata Kecantikan Rambut dan Kulit).   

-Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Layanan cek kesehatan dasar seperti tekanan darah dari SMK 4 Pancasila ambulu.


Panggung Hiburan Seni: Menampilkan pertunjukan musik patrol, band sekolah dari SMA Pancasila, hingga kesenian reok dari SMK 3 Pancasila ambulu.


Kepala SMA Pancasila, Drs. Muhammad Thoriq Fahrudianto, menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh kegiatan pengembangan potensi anak, baik dari segi finansial maupun non-finansial. Pihaknya bersama empat lembaga pendidikan di wilayah Ambulu (SMK 1, SMK 3, SMK 4, dan SMA Pancasila) bersinergi untuk mendorong kemajuan potensi anak-anak di tingkat pedesaan.   


Kami sangat mendukung penuh. Anak-anak ini perlu wadah untuk pengembangan bakat, tidak hanya dari segi akademik saja, tetapi juga non-akademik seperti seni tari dan musik. Potensi non-akademik juga bisa menjadi jalan meraih kesuksesan, ungkap Drs. Muhammad Thoriq Fahrudianto.   


Sebagai bentuk keberlanjutan dari komitmen pengembangan bakat ini, pihak sekolah juga merencanakan agenda lomba karoke tingkat SLTP se-Ambulu yang dijadwalkan pada 23 Oktober mendatang.   


Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan desa-desa lain di wilayah sekitar dapat termotivasi untuk terus memfasilitasi dan mendorong potensi anak muda di berbagai bidang, mulai dari seni hingga olahraga,imbuhnya.

(Sam)