Ratusan Peserta Ikuti Ajang AKSI PAIS 2026 Wilayah Jember Tengah, Asah Daya Saing Pelajar Tingkat SMP

Redaksi

 


Nusantara News Jember - Ajang kompetisi tahunan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP kembali digelar. Tahun ini, kegiatan bertajuk *AKSI PAIS 2026* Wilayah jember Tengah  berlangsung semarak dengan diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari sekitar 47 sekolah negeri dan swasta tingkat SMP  yg bertempat di SMPN 7 Jember pada hari rabo 2/9/2026.


Ketua Panitia AKSI PAIS 2026, Muhammad Ma'mun Murod, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan selama satu hari penuh, dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai pengumuman pemenang pada sore hari.


Untuk memfasilitasi berbagai bakat dan minat peserta didik di era milenial, panitia mempertandingkan tujuh cabang lomba yang menggabungkan unsur keagamaan dan kemajuan teknologi, antara lain:


* Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)

* Pidato

* Kaligrafi

* Hadrah

* Olimpiade PAI

* Pembuatan Konten Kreator

* Desain Poster (menggunakan media Canva maupun bantuan AI)


"Dengan adanya cabang lomba seperti konten kreator dan poster, kami ingin mengarahkan kreativitas anak-anak ke arah yang positif sesuai perkembangan zaman," ujar Ma'mun Murod saat ditemui di lokasi acara.


AKSI PAIS—yang sebelumnya dikenal dengan nama Pentas PAIS—merupakan agenda tahunan di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Wilayah Tengah Jember tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah sekolah dan peserta terbanyak dibandingkan empat wilayah lainnya (Timur, Barat, Selatan, dan Utara).


Para pemenang terbaik dari ajang ini akan menjadi wakil Wilayah jember Tengah untuk berkompetisi di tingkat Kabupaten Jember. Selanjutnya, peserta yang lolos di tingkat kabupaten akan melenggang ke tingkat Provinsi Jawa Timur hingga AKSI PAIS Tingkat Nasional.


Guna memberikan motivasi dan ruang apresiasi yang lebih luas, panitia menerapkan pengklasifikasian kejuaraan menjadi dua kategori, yakni kategori Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta.


"Pengkategorian ini kami buat agar lebih banyak peserta didik yang mengantongi kejuaraan dan sertifikat berharga untuk jenjang pendidikan berikutnya. Namun, untuk perwakilan yang dikirim ke tingkat Kabupaten tetap diambil dari peserta dengan raihan skor tertinggi dan terbaik secara keseluruhan," tambah Ma'mun.


Melalui ajang ini, panitia berharap para siswa tidak hanya memperoleh piala, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam membangun jiwa kompetitif dan semangat pantang menyerah.pungkasnya

 (Sam)