Nusantara News,Probolinggo,-— Arus lalu lintas di Jalan Raya Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, tepatnya di sekitar Jembatan Pajarakan yang tengah dalam proses perbaikan, dilaporkan mengalami gangguan pada Rabu malam, 28 Oktober 2026.
Gangguan tersebut terjadi menyusul aksi sekelompok orang yang menutup akses jalan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.
Aksi penutupan jalan tersebut diduga berkaitan dengan konflik internal di antara kelompok yang bersangkutan. Selain itu, muncul dugaan keterlibatan seorang mantan anggota legislatif yang gagal dalam pemilu sebelumnya. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Penutupan akses jalan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan tersebut berpotensi mengalami hambatan perjalanan, terutama warga yang membutuhkan akses untuk bekerja maupun menjalankan kegiatan sehari-hari.
Masyarakat diharapkan dapat menahan diri dan menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu kepentingan umum. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui jalur yang tepat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Jalan raya merupakan fasilitas umum yang digunakan bersama. Oleh karena itu, setiap bentuk penyampaian pendapat maupun penyelesaian persoalan hendaknya dilakukan secara tertib dengan tetap menghormati hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas secara aman dan lancar.
Hingga berita ini disusun, latar belakang aksi serta dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
(Dar**)
