Gerakan Bersih Kali Dan Pemasangan Pagar Pengamanan Sampah Sungai Cakol: Warga dan Tokoh Masyarakat, Desak Pemerintah Hadir Atasi Persoalan Sampah

Redaksi

 

Nusantara News Jember — Kepedulian terhadap lingkungan kembali disuarakan oleh warga bersama tokoh masyarakat setempat di kawasan Kali Cakol pada hari Sabtu malam Minggu 31/10/2026. 


 Aksi nyata ini diinisiasi untuk mewujudkan Kali Cakol menjadi wilayah perairan yang bersih, indah, dan menyenangkan.   


Berdasarkan keterangan Budi Mulyono selaku Ketua RT 01 / RW 01 Kerajan, motivasi utama gerakan ini muncul dari keinginan kuat masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Namun, permasalahan klasik terkait pembuangan sampah di sungai masih kerap terjadi dan sebagian besar dilakukan oleh warga dari luar wilayah tersebut.   

Dampak dari penumpukan sampah ini sangat dirasakan langsung oleh warga sekitar, mulai dari timbulnya bau yang menyengat hingga penumpukan sampah di area jembatan. 


Kondisi tersebut memicu kekhawatiran serius akan terjadinya banjir yang mengarah ke Sungai Bedadung.   


Dalam kegiatan kerja bakti yang dihadiri oleh sekitar 50 orang—meliputi warga dari RT 01/RW 01, perwakilan beberapa RT/RW laindi kelurahan Kebonsari, pihak kelurahan yang diwakili oleh Bapak Arif dari Kampung/kepala lingkungan Sumber dandang, serta di ikuti Babinsa Kebonsari.


Warga menyampaikan sejumlah usulan renovasi. Kawasan Kali Cakol diharapkan dapat ditata lebih baik, misalnya dengan membangun taman yang indah atau memanfaatkan kolong jembatan agar dapat difungsikan untuk kegiatan warga sekaligus memberikan kenyamanan sirkulasi udara dan kebersihan air.   


Selain itu, tokoh masyarakat setempat, Imam Taufik, menyoroti pentingnya kehadiran dan ketegasan pemerintah, khususnya anggota DPRD dan eksekutif, dalam merumuskan regulasi yang jelas terkait larangan membuang sampah di sungai menjadi polemik dengan Perda yang ada.


 Menurutnya, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sejauh ini masih sangat minim, sehingga banyak warga belum sepenuhnya memahami aturan pembuangan sampah yang benar.   


Warga mendesak agar pemerintah tidak hanya memberikan wacana, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat untuk memberikan contoh serta menerapkan aturan hukum yang jelas. Sebagai langkah antisipasi ke depan nya, warga mengusulkan beberapa tindakan tegas, di antaranya:   


Pemasangan kamera CCTV di area jembatan guna memantau dan menindak langsung oknum yang membuang sampah sembarangan.   


Pemberlakuan sanksi atau denda yang pantas bagi pelanggar yang membuang sampah ke sungai.   


Peningkatan intensitas sosialisasi dan edukasi langsung oleh pihak kelurahan dan perangkat RT/RW setempat.   


Aksi kolaboratif ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi wilayah lain bahwa kepedulian, kerukunan, dan rasa empati terhadap kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama antara masyarakat dan pemerintah. Pungkasnya.

(Sam)