Ketua Umum BRANTAS Apresiasi Ketegasan Kapolsek Tanjung Karang Timur Berantas Premanisme

Redaksi


Nusantara News Bandar Lampung – Upaya berkelanjutan Polsek Tanjung Karang Timur dalam menciptakan rasa aman bagi warga mendapat sambutan positif dari  Ketua Umum Barisan Rakyat Anti Narkotika dan Penyakit Masyarakat (BRANTAS),Senin.( 23/2/2026).


Ketua Umum BRANTAS, Mario Andreansyah,SH.,MH.,CM. memberikan apresiasi setinggi- tingginya atas dedikasi Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Kurmen Rubiyanto, yang secara konsisten melakukan penertiban aksi premanisme di sejumlah titik rawan yang merupakan 

"Respons Cepat" Terhadap Keluhan Warga .


Dalam keterangannya, Ketua Umum BRANTAS menyatakan bahwa langkah tegas yang diambil Polsek Tanjung Karang Timur merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. 


Penertiban yang dilakukan, terutama terhadap praktik pungutan liar dan keberadaan "Pak Ogah" di sepanjang Jalan Gajah Mada, dinilai sangat efektif dalam mengurangi keresahan para pengguna jalan. 


"Kami mengapresiasi kinerja Kompol Kurmen Rubiyanto dan jajaran yang tidak kenal lelah turun ke lapangan. Penertiban ini bukan sekadar tindakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap hak warga untuk beraktivitas dengan tenang tanpa intimidasi," ujar Mario.


Polsek Tanjung Karang Timur melakukan penertiban intensif terhadap aksi premanisme di sejumlah titik rawan. Langkah ini diambil sebagai respons atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan praktik pungutan liar (pungli) dan perilaku premanisme lainnya. 


Fokus pada Titik Rawan dan "Pak Ogah"

Kapolsek Tanjung Karang Timur, Kompol Kurmen Rubiyanto, memimpin langsung operasi penertiban yang menyasar lokasi-lokasi strategis yang sering dikeluhkan warga. Salah satu fokus utama penertiban adalah keberadaan juru parkir liar atau "Pak Ogah" yang kerap beroperasi di sepanjang Jalan Gajah Mada, Tanjung Karang Timur.

 

Aksi para oknum ini dinilai meresahkan pengguna jalan karena sering kali memaksa meminta imbalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Penertiban ini merupakan bagian dari upaya "Cipta Kondisi" untuk memastikan kenyamanan warga dalam beraktivitas.

 (Pewarta: Suherman)