Sampah Menggunung Tutup Jalan, Koramil 0820-02/Wonoasih Pimpin Aksi Bersih TPS

Redaksi


Nusantara News Probolinggo - Koramil 0820-02/Wonoasih bersama Pemerintah Kecamatan Wonoasih, Kelurahan Sumbertaman, serta sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan tempat pembuangan sampah (TPS) di Jalan Hasan Basri, Kelurahan Sumbertaman, Minggu (15/2/2026).

Anggota Koramil 0820-02/Wonoasih, Sertu Hendra Ponco, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Aksi bersih-bersih ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum.

Ia menekankan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, Sertu Hendra mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah. Koramil, kata dia, berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah penumpukan sampah kembali terjadi.

Sementara itu, Ketua RW 2 Kelurahan Sumbertaman, Rebudi, berharap aksi bersih-bersih tersebut tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, tetapi diikuti dengan pengawasan berkelanjutan. Ia menilai pengawasan penting agar TPS tetap tertib dan tidak kembali dipenuhi sampah yang berserakan.

Rebudi juga mengingatkan warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan di dalam bangunan TPS, bukan sembarangan. Menurutnya, kedisiplinan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengelolaan sampah di lingkungan permukiman.

Sebelum dilakukan aksi bersih-bersih, kondisi TPS di Jalan Hasan Basri sangat memprihatinkan. Tumpukan sampah, yang didominasi ranting dan sisa potongan pohon, menggunung hingga ratusan meter ke arah barat dan memakan hampir separuh badan jalan, sehingga menyulitkan akses dan aktivitas warga yang melintas.
(SF**)