Diguyur Hujan Sejak Subuh, Puluhan Rumah di Muara Enim Terendam Banjir

Redaksi

 


Nusantara News Muara Enim — Hujan deras yang mengguyur wilayah Muara Enim sejak dini hari, Selasa (14/4/2026), membawa duka bagi sebagian warga. Air Sungai Aur yang meluap tak mampu lagi dibendung, hingga akhirnya merendam sejumlah permukiman, termasuk di Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim.


Sejak pukul 05.00 WIB, genangan air mulai memasuki rumah-rumah warga di kawasan Serumpun. Dalam waktu singkat, ketinggian air mencapai kurang lebih satu meter, memaksa warga berjibaku menyelamatkan barang berharga dan mencari tempat yang lebih aman.

Di tengah situasi yang penuh kecemasan itu, kehadiran Polri menjadi secercah harapan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Lintang, Aiptu Efrizal Harsoni, turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi banjir sekaligus memastikan keselamatan masyarakat.


Dengan penuh kepedulian, ia menyampaikan imbauan kepada warga, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Aur, agar selalu waspada terhadap potensi banjir susulan. Ia juga mengingatkan orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar genangan air yang berbahaya.


Tak hanya itu, warga juga diimbau untuk segera mengungsi apabila debit air kembali meningkat akibat curah hujan yang masih tinggi. Hingga saat ini, tercatat kurang lebih 30 rumah terdampak banjir di wilayah tersebut.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K melalui Kasi Humas AKP RTM. Situmorang menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan mengerahkan personel untuk membantu masyarakat yang terdampak.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mengambil langkah antisipasi apabila kondisi memburuk. Polri hadir untuk membantu, memastikan keselamatan warga, serta memberikan rasa aman di tengah musibah ini,” ujar AKP RTM. Situmorang.


Musibah ini menjadi pengingat bahwa alam dapat berubah dalam sekejap. Namun di balik derasnya hujan dan genangan yang meluas, semangat kebersamaan dan kepedulian tetap menjadi kekuatan utama bagi masyarakat Muara Enim untuk bangkit dan saling menguatkan.

(DN**)