Nusantara News Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung secara resmi memulai program percepatan pembangunan dan perbaikan jalan untuk Tahun Anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal melakukan groundbreaking di ruas jalan Kalirejo–Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah, pada Jumat (3/4/2026), sebagai tanda dimulainya pengerjaan fisik secara serentak.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemprov Lampung mengalokasikan dana. Sebesar Rp162,93 miliar hingga Rp170 miliar khusus dikucurkan untuk perbaikan ruas jalan di wilayah Lampung Tengah. Secara keseluruhan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) mengelola anggaran sekitar Rp1,25 triliun untuk pembangunan 62 ruas jalan dan 24 jembatan di seluruh provinsi pada tahun 2026.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menargetkan tingkat jalan mantap di Provinsi Lampung mencapai 98% seluruh proyek fisik tahun ini ditargetkan selesai pada September 2026.
Perbaikan difokuskan pada tiga ruas utama di Lampung Tengah sepanjang kurang lebih 16–17 kilometer dengan menggunakan teknologi rigid beton (semen) agar lebih tahan lama, adapun target ruas di Lampung Tengah yaitu:
1. Ruas Bangunrejo–Kalirejo: Penanganan sepanjang ±7 km.
2. Ruas Kalirejo–Padang Ratu: Penanganan sepanjang ±6 km.
3. Ruas Padang Ratu–Pekurun Udik: Penanganan sepanjang ±4 km.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa perbaikan tahun ini tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas. Pemprov melibatkan para ahli untuk memastikan spesifikasi jalan sesuai standar dan menerapkan pengawasan ketat di lapangan.
Selain badan jalan, perbaikan juga mencakup sistem drainase untuk mencegah kerusakan akibat genangan air.
Masyarakat di wilayah Kalirejo dan Bangunrejo menyambut baik langkah ini, mengingat kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan namun kini mulai diperbaiki secara permanen.
(Suherman)

