Lestarikan Tradisi dan Didik Karakter Siswa, SMAN Kalisat Gelar Kirab 29 Ancak Agung Peringati Maulid Nabi SAW

Redaksi


Nusantara News Jember – Memperingati momentum lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, SMAN Kalisat menggelar tradisi budaya bernuansa religius bertajuk Kirab Ancak Agung pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya diikuti oleh seluruh siswa-siswi dan jajaran tenaga pengajar, tetapi juga dihadiri oleh tokoh masyarakat serta komite sekolah.


Suasana semarak tampak memenuhi area sekolah sejak pagi hari. Sebanyak 29 Namun Ancak Agung dipamerkan dan dikirabkan. Angka tersebut dirancang khusus sesuai dengan total jumlah kelas yang ada di SMAN Kalisat. Setiap kelas bergotong royong menampilkan karya terbaik mereka dengan merangkai pelbagai hasil bumi, sayur-mayur, hingga buah-buahan segar hingga tertata cantik dan bernilai seni tinggi.

Di tengah padatnya agenda kegiatan, Kepala SMAN Kalisat, Wibisono, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa acara ini sengaja dirancang untuk memberikan edukasi mendalam bagi para peserta didik. Menurutnya, perayaan Maulid Nabi hendaknya tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan sarana menanamkan rasa cinta dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.


"Kegiatan Ancak Agung ini sangat penting untuk diselenggarakan. Kami ingin mendidik para siswa agar menjadikan bulan Maulid Nabi sebagai momentum tahunan yang mengesankan sekaligus sarana mengambil pelajaran hidup dari keteladanan Nabi Muhammad SAW," ujar Wibisono di sela-sela acara.


Selain bermuatan edukasi spiritual, tradisi ini juga menjadi wadah unjuk kreativitas bagi para siswa. Proses merangkai hasil bumi menuntut kerja sama tim, ketelitian, dan daya cipta agar ancak yang dihasilkan tampil memikat.


Wibisono menambahkan, keberhasilan pembentukan karakter dan integritas siswa tidak dapat dicapai oleh pihak sekolah semata. Diperlukan ekosistem pendidikan yang solid dan saling mendukung antar-pemangku kepentingan.


"Untuk menciptakan murid yang berintegritas tinggi, perlu ada kolaborasi dan sinergi yang kuat antara orang tua atau wali murid, komite sekolah, serta para guru dan tenaga kependidikan di SMAN Kalisat," tegasnya.


Pihak sekolah berharap tradisi Ancak Agung ini dapat terus dilestarikan pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang jauh lebih meriah, edukatif, dan membawa keberkahan serta makna mendalam bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar. (Sam)