Rapat Paripurna DPRD Jember, Bupati Gus Fawait Selaraskan Arahan Presiden dengan Program Pro-Rakyat

Redaksi


Nusantara News Jember – Usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Jumat (14/9/2026), Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) menegaskan kesiapan daerah dalam menindaklanjuti arahan kepala negara, khususnya pada penguatan ekonomi inklusif dan ketahanan pangan.


Gus Fawait menyampaikan bahwa selaras dengan poin-poin yang disampaikan Presiden, Pemerintah Kabupaten Jember terus memacu berbagai program prioritas langsung untuk masyarakat. Layanan home care, pengobatan gratis, hingga program beasiswa menjadi instrumen utama Pemkab dalam menghadirkan keadilan sosial.

"Berbagai program seperti home care, pelayanan kesehatan gratis, hingga beasiswa adalah ikhtiar nyata kita agar dampak pembangunan dan keadilan ekonomi bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok marginal," ujar Gus Fawait di Kantor DPRD Jember, Jumat (14/9/2026).


Menurutnya, kesuksesan program-program prioritas tersebut tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pemkab Jember, jajaran Forkopimda, serta DPRD Kabupaten Jember.


Selain masalah kesejahteraan masyarakat, Bupati Jember juga menyinggung ketahanan pangan daerah yang menurutnya berada dalam kondisi sangat aman. Status Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama nasional terus dipertahankan.


"Produksi padi dan beras kita pada tahun 2025 lalu berhasil masuk posisi tiga besar. Meski tahun ini ada tantangan dinamika cuaca, kita sangat optimistis," terang Gus Fawait.

Beberapa faktor pendukung yang memperkuat sektor pertanian Jember di antaranya:

Infrastruktur Pertanian: Pembangunan irigasi perpompaan (irpom) serta optimalisasi lahan dari pemerintah pusat.

Pengawalan Terpadu: Dukungan penuh dan pendampingan di lapangan oleh unsur TNI dan Polri.

Resiliensi Cuaca: Kesiapan matang menghadapi potensi ancaman El Nino dan perubahan iklim.

"Dengan dukungan lintas sektor ini, sektor pangan Jember jauh lebih siap dan tangguh menghadapi tantangan cuaca dibanding tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya. (sam).