Kapolsek Sumber dan Kades Ledok Ombo Tepis Isu Judi Bola di Turnamen Ganesha Cup II Probolinggo

Sudarsono Nusantara

Nusantara News Probolinggo – Kabar mengenai dugaan adanya praktik perjudian dalam gelaran Turnamen Ganesha Cup II di Desa Ledok Ombo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, ditepis oleh pihak kepolisian bersama pemerintah desa setempat, Jum'at (25/9/2026)

Polsek Sumber memastikan telah melakukan pemantauan langsung di sekitar lokasi pertandingan untuk memastikan jalannya turnamen tetap aman dan kondusif. Dari hasil penyisiran yang dilakukan anggota kepolisian, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian di arena maupun lingkungan sekitar turnamen.

Kapolsek Sumber Iptu Es Sugeng Santoso, S.H. mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan olahraga berlangsung.

Menurutnya, anggota Polsek Sumber telah menyisir sejumlah titik di lokasi Turnamen Ganesha Cup II. Hasil pemantauan tersebut tidak menemukan adanya kegiatan yang mengarah pada praktik perjudian bola.
“Kami sudah melakukan pengecekan dan penyisiran di lokasi turnamen. Dari hasil pemantauan anggota di lapangan, tidak ditemukan adanya kegiatan perjudian di sekitar arena pertandingan,” ujar Iptu Sugeng

Kapolsek menegaskan, pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap setiap kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat yang berada di sekitar lokasi turnamen untuk bersama-sama menjaga suasana tetap aman selama seluruh rangkaian pertandingan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusifitas lingkungan selama turnamen berlangsung. Apabila mengetahui atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Polsek Sumber agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menurut Kapolsek, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan menjadi bagian penting untuk menciptakan suasana pertandingan yang nyaman, baik bagi pemain maupun penonton.

Sementara itu, Kepala Desa Ledok Ombo, Masaendi juga membantah adanya unsur perjudian dalam pelaksanaan Turnamen Ganesha Cup II yang digelar di wilayah desanya.

Sandi (sapaan akrabnya) menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan turnamen olahraga yang mempertemukan sejumlah klub untuk bertanding secara sportif. Ia memastikan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan praktik perjudian.

“Kegiatan ini murni turnamen antarklub. Tidak ada unsur perjudian di sekitar area turnamen,” kata Sandi.

Ia menyampaikan, pemerintah desa turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut agar berjalan dengan tertib dan tidak menimbulkan gangguan di tengah masyarakat.

Sandi juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum diketahui kebenarannya terkait pelaksanaan Turnamen Ganesha Cup II.

Menurutnya, apabila memang ada warga yang menemukan aktivitas perjudian atau bentuk pelanggaran lainnya di sekitar lokasi pertandingan, masyarakat dipersilakan segera menyampaikan laporan kepada pemerintah desa maupun pihak kepolisian.

“Kalau memang ada yang menemukan hal seperti itu, silakan langsung laporkan kepada kami maupun kepada petugas kepolisian. Dengan begitu, bisa segera ditindak tegas oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Pihak desa, lanjut Sandi, terbuka terhadap informasi dari masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung.

Ia berharap Turnamen Ganesha Cup II dapat menjadi wadah kegiatan olahraga sekaligus mempererat hubungan antarklub dan masyarakat di wilayah Kecamatan Sumber.

Di sisi lain, kepolisian juga memastikan pemantauan terhadap kegiatan masyarakat akan terus dilakukan sesuai kebutuhan. Langkah tersebut sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul selama berlangsungnya kegiatan.

Dengan adanya pemantauan dari kepolisian serta dukungan pemerintah desa dan masyarakat, pelaksanaan Turnamen Ganesha Cup II diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh pertandingan selesai.
(Dar**)