Haflatul Imtihan MI Tarbiyatul Islamiyah Lulus 100 Persen, Lu'luil Maknunah Dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik 2026

Redaksi

 


Nusantara News Probolinggo – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Haflatul Imtihan MI Tarbiyatul Islamiyah Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (17/6/2026). Dalam acara tersebut, pihak madrasah menetapkan seluruh siswa kelas VI tahun pelajaran 2025–2026 lulus 100 persen sebagai hasil dari proses pendidikan yang menitikberatkan pada keseimbangan antara prestasi akademik, akhlak, dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.


Kepala MI Tarbiyatul Islamiyah, Muhammad Saini, S.Pd, menyampaikan bahwa penentuan lulusan terbaik tahun 2026 dilakukan secara transparan dengan melibatkan penilaian guru dan teman sejawat. Menurutnya, mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan penghargaan diberikan kepada siswa yang benar-benar layak menjadi teladan bagi rekan-rekannya.


Dari hasil penilaian tersebut, gelar lulusan terbaik tahun 2026 sekaligus juara kelas peringkat pertama kelas VI diraih oleh Ananda Lu'luil Maknunah,  putri pasangan Maliki hendra dan Muhifa. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga maupun madrasah karena diraih melalui kerja keras dan konsistensi selama menempuh pendidikan.


Lu'luil Maknunah dikenal sebagai siswi yang aktif, disiplin, dan memiliki prestasi akademik yang menonjol. Ia memiliki cita-cita menjadi seorang Trader sekaligus Guru, sebuah impian yang menurutnya ingin diwujudkan melalui semangat belajar dan ketekunan yang tidak pernah surut. Prestasi keluarga tersebut semakin lengkap karena adiknya, Maliki Azzamani Asmoroqondi , juga berhasil meraih peringkat ketiga di kelas I.


Muhammad Saini menegaskan bahwa keberhasilan siswa di MI Tarbiyatul Islamiyah tidak semata-mata diukur dari nilai rapor. Madrasah juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter, adab, Akhlaqul Karimah, serta pembiasaan kegiatan fardlu ainiyah sebagai bekal kehidupan para peserta didik di masa depan.


“Anak didik yang kami luluskan bukan hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan terbiasa menjalankan kewajiban keagamaan. Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang barokah, bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” Ujar Muhammad Saini.


Sementara itu, Muhifa, ibu dari Lu'luil Maknunah, berpesan agar putrinya tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan saat ini hanyalah langkah awal dari perjalanan panjang dalam menuntut ilmu. “Teruslah berjuang tanpa menyerah sampai cita-cita melintasi langit ketujuh. Perjalanan masih panjang, tidak boleh bangga berlebihan dan harus terus meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi,” Tuturnya.


Pada kesempatan yang sama, MI Tarbiyatul Islamiyah juga membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026–2027. Madrasah memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan biaya pendaftaran gratis, cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK), KTP orang tua, dan akta kelahiran. Selain itu, setiap siswa baru juga mendapatkan dua set seragam gratis , sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mendukung akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Desa Sentong dan sekitarnya.

(MH**)